BREAKING NEWS
Pemerintahan

Pemerintahan

pemerintahan/block-3

Politik

politik/block-1

Hukum

Hukum/block-3

Pendidikan

Pendidikan/block-6

Berita Pilihan

pemerintahan/block-3

Peristiwa

pemerintahan/block-2

Berita HOT

pemerintahan/block-3

Latest Sport News

Yourlabel/block-4

Latest Articles

Optimalkan Potensi Ekonomi, Gubernur Banten Dorong Zakat Jadi Modal Usaha Produktif

Gubernur Banten Andra Soni, Memberikan Santunan Kepada Para Pramukantor Di Lingkungan Pemprov Banten, Dan Masyarakat Kurang Mampu Yang Tinggal Di Sekitar Kawasan KP3B.


Gubernur Banten Andra Soni, mengajak para amil atau pengelola zakat, infak, dan sedekah untuk mengarahkan penyaluran dana zakat pada program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kurang mampu, zakat memiliki potensi besar sebagai modal usaha produktif guna meningkatkan kesejahteraan penerimanya secara berkelanjutan.


​“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berharap BAZNAS terus mengembangkan program zakat produktif. Kita ingin pemberian zakat ini dapat membuat penerimanya menghasilkan sesuatu secara mandiri dan terus-menerus,” ujar Andra Soni dalam acara Peringatan Nuzulul Qur'an dan Gebyar Zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten di Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (10/3/2026).


​Andra meyakini bahwa potensi zakat di Provinsi Banten masih dapat dimaksimalkan melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan data BAZNAS Banten, sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, total zakat yang terhimpun mencapai Rp29,308 miliar dan telah disalurkan kepada 56.629 penerima manfaat.


​Selain sektor ekonomi, Gubernur juga memberikan apresiasi atas alokasi zakat untuk bantuan pendidikan. Hal ini dinilai sejalan dengan fokus Pemprov Banten dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).


​“Zakat yang diberikan sebaiknya tidak langsung habis, tetapi dikembangkan untuk membantu usaha yang bisa memenuhi kebutuhan hidup jangka panjang,” imbuhnya.


​Senada dengan hal tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Wawan Wahyuddin, menjelaskan bahwa seluruh penyaluran zakat telah dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat, yakni kepada delapan golongan (asnaf). Melalui momentum Gebyar Zakat ini, BAZNAS menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp1 miliar hingga Rp2 miliar untuk disalurkan kepada yang berhak.


​"Sesuai firman Allah, dana ini akan disalurkan diantaranya kepada fakir miskin, mualaf, gharimin, ibnu sabil, dan fisabilillah agar memberikan keberkahan bagi semua," ungkap Wawan.


​Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Andra Soni bersama istrinya, Tinawati, turut menunaikan zakat melalui BAZNAS secara langsung. Ia juga menyerahkan santunan kepada para pramukantor di lingkungan Pemprov Banten serta masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar kawasan KP3B.


​Syenal (29), salah seorang pramukantor yang menerima bantuan, menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian tersebut. Ia mengaku bantuan ini sangat membantu keluarganya menjelang hari raya. “Sangat bersyukur, bantuan ini bisa digunakan untuk keperluan hari raya anak dan istri,” pungkasnya.


(Red).

Safari Ramadan di Curug, Pemkot Serang Bagikan Santunan dan 150 Paket Ramadan Bahagia

Sekda Kota Serang Nanang Saefudin Memberikan Bantuan Dalam Acara Safari Ramadhan.

SERANG – Pemerintah Kota Serang kembali menggelar kegiatan Safari Ngabuburit Ramadan 1447 Hijriah di Kecamatan Curug. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Barokah, Kampung Kembang RT 02 RW 06, Kelurahan Curug ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di bulan suci Ramadan.


Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Curug Eni Sudaryani, serta para lurah se-Kecamatan Curug.


Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan Safari Ramadan juga diisi dengan penyaluran berbagai bantuan dan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut disalurkan melalui Baznas Kota Serang sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat.



Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Serang menyalurkan santunan kepada berbagai kelompok masyarakat. Di antaranya santunan untuk lima lansia dhuafa sebesar Rp500 ribu per orang, santunan untuk lima anak yatim dhuafa sebesar Rp500 ribu per orang, serta santunan bagi lima pemandi jenazah masing-masing Rp500 ribu.


Santunan juga diberikan kepada lima marbot masjid dan lima guru ngaji yang masing-masing menerima Rp500 ribu. Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan kesejahteraan kegiatan keagamaan kepada masjid sebesar Rp2,5 juta dan musala sebesar Rp2 juta.


Dalam bidang pendidikan, bantuan juga diberikan kepada para pelajar berupa beasiswa untuk lima siswa Sekolah Dasar sebesar Rp450 ribu per orang serta beasiswa untuk lima siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) sebesar Rp500 ribu per orang.


Selain santunan dan beasiswa, Pemkot Serang juga menyalurkan bantuan paket Ramadan Bahagia bagi mustahik sebanyak 150 paket, bantuan Al-Qur’an sebanyak 40 buah, serta bantuan kurma untuk masyarakat.


Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin mengatakan kegiatan Safari Ngabuburit Ramadan yang digelar di setiap kecamatan merupakan upaya pemerintah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi pembangunan daerah.


“Harapan kami Pemerintah Kota Serang, dengan adanya Safari Ngabuburit Ramadan ke setiap kecamatan ini akan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat Kota Serang. Kami juga memohon maaf karena tidak setiap sudut Kota Serang dapat kami singgahi,” ujar Nanang.


Ia menjelaskan, meskipun tidak semua wilayah dapat dikunjungi secara langsung, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi perwakilan silaturahmi pemerintah dengan masyarakat di setiap kecamatan.


“Kami bersama Forkopimda, kepala OPD, serta berbagai organisasi kemasyarakatan hadir dalam rombongan safari ini. Mudah-mudahan dari kegiatan ini kami juga mendapatkan banyak masukan dari masyarakat yang menjadi bekal dalam pembangunan Kota Serang, baik secara fisik maupun rohani,” ujarnya.


Nanang menambahkan, Pemerintah Kota Serang memiliki komitmen untuk terus membangun daerah agar menjadi kota yang lebih baik dan penuh keberkahan.


“Kami berharap Kota Serang dapat menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Momentum Ramadan ini juga kita jadikan sebagai bulan untuk membersihkan jiwa, memperkuat ibadah, serta meningkatkan silaturahmi dan amal kebaikan,” tuturnya.


Sementara itu, Camat Curug Eni Sudaryani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Serang yang telah menjadikan Kecamatan Curug sebagai salah satu lokasi kegiatan Safari Ramadan sekaligus menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat.


Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan suci Ramadan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Serang dan Baznas Kota Serang atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Curug. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para lansia, anak yatim, marbot, guru ngaji, serta para mustahik,” ujar Eni.


Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena selain membantu masyarakat juga mempererat hubungan antara pemerintah dengan warga.


“Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membawa keberkahan dan semakin menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi bantuan yang telah disalurkan. Diharapkan santunan tersebut dapat menjadi amal kebaikan bagi semua pihak sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat di bulan suci Ramadan. (Adv)

Sambut Peserta Pendidikan Lemhanas, Wagub Dimyati Ungkap Strategi Ketahanan Pangan Banten

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Menyambut Peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Penyiapan Dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX 2026.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memaparkan berbagai strategi penguatan ketahanan pangan saat menyambut peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX 2026 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (9/3/2026). Ia juga menegaskan soal pentingnya kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Forkopimda.


Wagub mengungkapkan, wilayah Provinsi Banten terbagi menjadi wilayah Utara dan Selatan. Wilayah Utara meliputi Tangerang Raya yang didominasi oleh daerah industri. Sementara wilayah Selatan yang meliputi Kabupaten Pandeglang, Lebak, dan Serang masuk daerah pertanian dan perkebunan.


Perkembangan di wilayah utara dengan daerah industrinya menurutnya cukup signifikan. Sementara untuk wilayah selatan menjadi penyumbang lumbung pangan nasional ke-8.


Dari tiga wilayah itu, pada tahun 2025, Provinsi Banten mengalami lonjakan signifikan produksi padi sebesar 14,41 persen atau dari 1,55 juta ton menjadi 1,77 juta ton, dengan penambahan perluasan lahan dari 299.000 hektare menjadi 349.288 hektare.


“Hal itu sesuai dengan tema SSDN P4N LXIX tahun 2026 ini yakni kebijakan pangan nasional, menuju ketahanan pangan dan kesejahteraan Indonesia,” katanya.


Untuk mendukung swasembada padi yang berkelanjutan, Pemprov Banten telah menerapkan berbagai kebijakan seperti optimalisasi irigasi, memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani serta mempercepat masa tanam.


“Kemudian secara kekuatan finansial APBD, Banten menjadi peringkat pertama secara nasional dengan kemandirian fiskalnya mencapai 80 persen. Artinya, untuk menunjang berbagai pembangunan yang dilakukan, sebagian besar tertumpu pada PAD,” katanya.


Selain padi, komoditas pangan lainnya juga terus dikembangkan. Salah satunya yang menjadi konsen Pemprov Banten adalah produksi jagung. Untuk mendorong swasembada jagung, Pemprov Banten berkolaborasi dengan Polda Banten.


Pada tahun 2025, luas tanam jagung yang sudah terealisasi mencapai 2.498,5 hektare atau 99,94 persen dari target yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri seluas 2.500 hektare dengan hasil produksi mencapai 2.997,1 ton.


“Di tahun 2026 ini, Polda Banten menargetkan perluasan lahan tanam jagung seluas 3.775,42 hektare dengan total yang sudah ditanam pada kuartal I mencapai 406,27 hektare,” kata Kapolda Banten Irjen Hengki menambahkan.


Sementara itu, Wakil Gubernur Lemhanas Laksamana Madya TNI Edwin menambahkan, P4N ini merupakan program pemantapan pimpinan tingkat nasional. Mereka adalah calon pemimpin yang menjunjung moralitas, beretika, dan bermental negarawan serta berpikir strategis, terampil dalam memecahkan masalah dalam lingkup nasional, regional, dan global. Pendidikan diikuti oleh 54 peserta yang terdiri dari jajaran TNI 25, Polri 14, ASN 12, dan non-ASN serta negara sahabat 3 orang.


“Ini adalah kelompok A, di mana Banten dipilih sebagai wilayah kunjungan strategis dengan orientasi peningkatan kemampuan analisis berbagai permasalahan di daerah,” katanya.


(Red).

Dimyati Instruksikan OPD Turun ke Lapangan Tangani Banjir di Sejumlah Wilayah Banten

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Mengintruksikan Seluruh OPD Di Pemerintahan Provinsi Banten Bergerak Cepat Menangani Banjir Yang Melanda Sejumlah Wilayah Di Banten.


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah. Instruksi disampaikan Dimyati menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir dan menyebabkan 62 desa dan kelurahan terendam banjir.


“Saya minta kepada semua OPD harus segera tanggap darurat untuk mengantisipasi banjir. Hujannya sangat deras, dari pagi sampai malam,” ujar Dimyati di Kota Serang, Minggu (8/3/2026). 


Wagub mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak banjir di berbagai wilayah. Menurutnya, pemerintah harus hadir dengan cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga.


“Karena itu semua dinas harus bergerak,” katanya.


Dimyati secara khusus meminta sejumlah perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan penanganan bencana segera turun ke lapangan. Mulai dari dinas teknis penanganan bencana hingga ke penanganan sosial. 


“Pertama Dinas Sosial, BPBD, PUPR, Perkim, dan semua dinas terkait saya minta aktif,” tegasnya.


Ia menambahkan, banjir yang terjadi di beberapa wilayah menunjukkan bahwa sejumlah kawasan di Banten memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap cuaca ekstrem. Oleh karena itu, Dimyati menegaskan seluruh jajaran harus memiliki kepekaan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat seperti banjir.


“Kita harus punya sense of crisis terhadap kondisi ini,” kata Dimyati.


Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir yang terjadi pada 6–8 Maret 2026 telah berdampak pada 62 desa dan kelurahan di sejumlah wilayah Banten. Wilayah terdampak tersebar di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Serang, serta Kota Cilegon.


(Red).

Wagub Dimyati Salurkan Bantuan RTLH ke Lansia yang Hidup Seorang Diri di Tangerang

Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Meninjau Rumah Asminah (76) Lansia Warga Kampung Cicayur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Yang Menerima Bantuan RTLH.


Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyalurkan bantuan renovasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Amsiah (76) seorang lansia yang hidup seorang diri di Kampung Cicayur, Desa Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/3/2026).


Bantuan yang diberikan bersumber dari BAZNAS Provinsi Banten sebesar Rp 25 juta. Wagub Dimyati berpesan kepada Amsiah agar uang tersebut digunakan seluruhnya untuk kebutuhan renovasi rumah. 


Kemudian kepada kepala desa dan perangkatnya, Dimyati berpesan agar ikut membantu selama proses pembangunannya sampai selesai. "Tolong nanti diawasi juga dibantu. Bergotong rotong," katanya.


Selain untuk renovasi rumah Amsiah, di lokasi tersebut Dimyati juga memberikan bantuan untuk anak Amsiah, Ahmad Rizal (38) sebesar Rp 5 juta untuk modal usaha, masjid Rp 10 juta dan musala Rp 5 juta.


Amsiah tinggal di sebuah rumah berukuran sekitar 3X4. Ketua RT setempat Bajuri mengatakan, rumah yang ditempati Amsiah itu merupakan hasil gotong royong dan swadaya warga. 


Pasalnya, setelah tidak lagi tinggal bersama anak-anaknya, Amsiah hanya dibekali uang Rp 20 juta dari pembagian waris. Berdasarkan hasil musyawarah bersama, uang itu kemudian dibelikan sepetak tanah.


"Sementara rumahnya kita bangun swadaya," ujarnya.


Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Amsiah berjualan minyak keliling dari kampung ke kampung sambil mencari barang-barang rongsok. "Kadang warga juga ngirim makanan ke rumah bu Amsiah, ada yang harian, ada juga yang mingguan," imbuhnya.


Sementara itu, Ahmad Rizal mengaku bersyukur kondisi ibunya mendapat perhatian dari pemerintah. Menurutnya, selama ini ibunya hidup seorang diri setelah anak-anaknya berkeluarga. "Rata-rata memang tinggalnya jauh, hanya saya yang cukup dekat," katanya.


Selain itu, penghasilan Rizal yang hanya cukup untuk kebutuhan keluarga, hanya sekali-kali bisa membantu ibunya. "Kadang seminggu sekali nengok ibu," katanya.


(Red).

Safari Ramadan Bersama DPR RI, BKN dan KAHMI Banten, Gubernur Andra Soni Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Gubernur Banten Andra Soni, Hadiri Kegiatan Safari Ramadan 1447 H, Dan Silaturahmi Serta Buka Bersama Dengan Komisi II DPR RI, Kepala BKN RI, Keluarga KAHMI Banten, Di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa, (03/03/2026).

Gubernur Banten Andra Soni menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama Komisi II DPR RI, Kepala BKN RI serta Keluarga KAHMI Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (3/3/2026). Dalam sambutannya, gubernur mengatakan, Komisi II memiliki peran strategis pembinaan pemerintah daerah, otonomi, pemilu, serta aparatur sipil negara. Demikian pula BKN sebagai garda terdepan dalam manajemen kepegawaian nasional.


“Semoga kegiatan pada hari ini semakin mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.


Selanjutnya, Andra Soni menilai kegiatan Safari Ramadan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan, sinergi, dan komitmen bersama, utamanya dalam mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Banten.


Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua dan Anggota Komisi II DPR RI serta Kepala BKN RI beserta jajaran mitra kerja Komisi II DPR RI yang telah berkunjung ke Provinsi Banten.


"Terima kasih atas atensi Ketua Komisi II DPR RI dan Kepala BKN kepada Pemerintah Provinsi Banten," katanya.


Sementara itu, Ketua Komisi II DPR Muhammad Rifqinizamy menuturkan, Provinsi Banten memiliki posisi yang sangat strategis sebagai daerah penyangga. 


"Bagi kami sukses atau tidaknya Indonesia itu salah satunya seberapa mampu kita melakukan akselerasi pembangunan di Provinsi Banten," ujarnya.


Menurutnya, sejarah lahirnya Provinsi Banten sebagai daerah otonomi baru yang berpisah dari Jawa Barat dilandasi semangat untuk mengakselerasi pembangunan dan mengatasi ketertinggalan di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memanfaatkan momentum silaturahmi dan buka puasa bersama ini untuk berdialog secara terbuka dan menyampaikan berbagai persoalan daerah.


"Saya berharap tentu kita semua di tempat ini bisa saling bergotong royong saling bantu-membantu, tolong-menolong  untuk kebaikan Banten, kebaikan bangsa dan negara. Karena itu mari kita bersama-sama mencarikan solusi bagi persoalan daerah dan bangsa,” ujarnya. (Red).

Kapolda Banten Cek Kesiapan Jalur di Pelabuhan KBS dan Merak Jelang Ops Ketupat Maung 2026

Polda Banten Memastikan Kesiapan Pengamanan Arus Mudik Dan Balik Lebaran 2026, Di Wilayah Hukum Polres Cilegon, Dengan Rute Pelabuhan KBS Hingga Merak. 


Cilegon – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaksanakan pengecekan langsung kesiapan jalur Operasi Ketupat Maung 2026 di daerah hukum Polres Cilegon dengan rute Pelabuhan KBS hingga Merak pada Rabu (04/03).


Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan serta Pejabat Utama (PJU) Polda Banten. Pengecekan difokuskan pada kesiapan jalur utama menuju pelabuhan, titik-titik rawan kepadatan, serta kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di wilayah hukum Polda Banten. 


Dalam keterangannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa secara umum kesiapan sudah berjalan baik dan saat ini tinggal tahap perapian sebelum pelaksanaan gelar pasukan. “Hari ini kami melakukan pengecekan langsung di empat pelabuhan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi dengan seluruh stakeholder. Secara umum sudah siap, tinggal perapian-perapian dan kami pastikan sebelum gelar pasukan tanggal 12 semuanya optimal,” ujar Kapolda Banten.


Kapolda menjelaskan bahwa Polda Banten telah menyiapkan pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), serta pos terpadu yang melibatkan unsur TNI-Polri, SAR, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, Polairud, Brimob, hingga instansi terkait lainnya.

“Kami juga menyiapkan pos terpadu penanggulangan bencana untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, laka laut, maupun kondisi darurat lainnya. Walaupun kita berharap tidak terjadi, namun kesiapsiagaan harus tetap maksimal,” tegasnya.


Untuk mengantisipasi antrean panjang akibat cuaca atau tingginya gelombang, Polda Banten telah menyiapkan sistem delaying dan buffer zone di sejumlah titik seperti KM 43, KM 68, Indah Kiat, Wilmar, serta kawasan Bojonegara dan Jalur Lingkar Selatan (JLS).


Diakhir, Kapolda Banten mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di Polda, Polres, maupun Polsek jajaran dengan membawa fotokopi STNK.

“Kami membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang mudik. Cukup membawa fotokopi STNK, kendaraan akan kami amankan dan diberikan tanda terima. Layanan ini sudah bisa dimanfaatkan mulai sekarang,” pungkasnya.


Dengan pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah Polda Banten dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif. (Bidhumas).


(Red).