BREAKING NEWS
Pemerintahan

Pemerintahan

pemerintahan/block-3

Politik

politik/block-1

Hukum

Hukum/block-3

Pendidikan

Pendidikan/block-6

Berita Pilihan

pemerintahan/block-3

Peristiwa

pemerintahan/block-2

Berita HOT

pemerintahan/block-3

Latest Sport News

Yourlabel/block-4

Latest Articles

Tinawati Andra Soni : Ajak Semua Pihak Tumbuhkan Budaya Baca Sejak Dini

Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, Hadiri Pembukaan Capacity Building Pustakawan Se-Banten, Di Hotel Novotel BSD Kabupaten Tangerang, Senin (29/06/2026).


Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak seluruh pemangku kepentingan bersinergi meningkat budaya baca (literasi) masyarakat. Literasi harus menjadi gerakan masyarakat dan ditanamkan sejak dini.  Demikian disampaikan Tinawati Andra Soni usai menjadi keynote speaker dan membuka Capacity Building Pustakawan se-Banten di Hotel Novotel BSD Kabupaten Tangerang, Senin (29/6/2026). 


Tinawati mengatakan, perpustakaan bukan lagi sekedar tempat menyimpan buku. Perpustakaan telah menjadi ruang belajar, ruang berkarya, ruang berkolaborasi, bahkan ruang tumbuhnya inovasi.  Untuk itu, Tinawati mengajak semua pihak bersinergi membangun perpustakaan untuk menumbuhkan literasi dalam masyarakat.  "Menumbuhkan minat-minat baca sejak dini, terutama dalam keluarga," katanya. 


Tinawati juga mendorong, pustakawan terus bertransformasi menjadi pembelajar sepanjang hayat, fasilitator pengetahuan, sekaligus inspirator bagi masyarakat. "Pustakawan dituntut meningkatkan kapasitas dirinya dalam memberikan layanan kepada masyarakat," tuturnya. 


Kepala Divisi Sistem Pembelajaran dan Perpustakaan Bank Indonesia (BI) Institut Senorita Pritaningrum  mengatakan, perkembangan teknologi digital yang cepat menuntut  peningkatan kapabilitas pustakawan. "Kami menyadari bahwa di era disrupsi digital saat ini, perpustakaan tidak lagi hanya sekadar menjadi ruang koleksi buku atau tempat membaca yang nyaman yang harus kita siapkan, tapi juga dituntut untuk bisa bertransformasi menjadi pusat pembelajaran, inovasi, dan juga sumber ilmu pengetahuan yang mengikuti perkembangan zaman dan kemajuan teknologi," katanya. 


Dan kemudian, lanjut Senorita, meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang cepat dan akurat. "Capacity building  mengintegrasikan pengetahuan mengenai teknologi artificial intelligence," tandasnya.


Namun tentunya secanggih apapun teknologi, faktor manusia tetaplah menjadi yang utama. "Itulah mengapa penguatan growth mindset menjadi krusial. Kita membutuhkan para pustakawan yang tidak hanya ahli dalam mengelola sistem, tapi juga memiliki mentalitas yang terbuka terhadap perubahan, kreatif dalam memecahkan masalah, dan memiliki semangat untuk bisa terus belajar," kata Senorita.


Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Rawindra Ardiansyah menjelaskan, Capacity Building Pustakawan berlangsung selama dua hari, 29 - 30 Juni 2026 dengan menggunakan sistem hybrid, online dan offline.  Pesertanya berasal dari seluruh instansi perpustakaan di Provinsi Banten. Tujuannya, meningkatkan kompetensi pustakawan. 


"Kemajuan teknologi seperti AI atau Artificial Intelligence itu sudah harus kita manfaatkan untuk kita bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan kita, kemudian juga akses informasinya. Kemudian, kita ciptakan layanan-layanan perpustakaan yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata Rawindra. (Red).

Gubernur Andra Soni: Kami Ingin Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Masyarakat Melalui Peternakan

Gubernur Banten Andra Soni, Melakukan Peninjauan PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Feedmill Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (29/06/2026).


Gubernur Andra Soni memperkuat sinergi dengan industri untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan. Masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.


Komitmen tersebut ditegaskan Andra Soni saat melakukan kunjungan kerja ke PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Feedmill Balaraja, Kabupaten Tangerang, Senin (29/6/2026). Ia bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten meninjau langsung tahapan proses produksi pakan ternak. Peninjauan diawali dengan lokasi safety induction, dilanjutkan ke lokasi sampling bahan baku, discipline area sebagai pusat pengendalian proses produksi, hingga area finished product sebelum didistribusikan ke berbagai daerah.


Andra Soni mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Banten mempelajari ekosistem industri peternakan yang telah terbangun secara terintegrasi. Menurutnya, pengalaman dan praktik baik dari dunia industri dapat menjadi referensi dalam menyusun program pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif.


“Kami ingin menumbuhkan jiwa entrepreneur masyarakat, khususnya kelompok keluarga kurang mampu, agar bisa keluar dari kemiskinan melalui usaha peternakan,” ujar Andra Soni.


Ia menjelaskan, Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor peternakan karena didukung sedikitnya 14 pabrik pakan ternak yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri perunggasan nasional. Keberadaan industri tersebut tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari petani jagung, petani padi sebagai pemasok dedak, hingga peternak unggas.


Menurutnya, potensi tersebut harus dimanfaatkan melalui kemitraan yang saling menguntungkan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.


“Harusnya warga Banten tidak boleh gagal beternak. Ahlinya ada di sini, pakannya diproduksi di sini, bahkan pasarnya juga sudah tersedia. Tinggal bagaimana kita membangun kolaborasi agar masyarakat bisa ikut tumbuh bersama industri,” katanya.


Ia menegaskan, Pemprov Banten tengah merancang program pemberdayaan masyarakat yang tidak lagi berorientasi pada bantuan sosial semata, melainkan mendorong lahirnya pelaku usaha baru di sektor peternakan. Melalui pola kemitraan, masyarakat akan memperoleh pendampingan, akses bibit ayam (day old chick/DOC), pakan, hingga kepastian pasar sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.



Selain itu, Andra Soni mengajak seluruh pelaku industri untuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus memperluas manfaat industri bagi masyarakat.


“Kalau ada kendala pelayanan dari pemerintah, jangan ragu untuk menyampaikan kepada kami. Kami ingin industri terus berkembang karena industri merupakan salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.


Sementara itu, Pimpinan PT Charoen Pokphand Indonesia Feedmill Balaraja Suparman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Andra Soni beserta jajaran. Ia menjelaskan pabrik Balaraja mulai dibangun pada 1992 dan beroperasi sejak 1994. Selama lebih dari tiga dekade beroperasi, perusahaan terus berkembang dengan dukungan Pemerintah Provinsi Banten.


Menurut Suparman, Provinsi Banten menjadi salah satu wilayah strategis bagi perusahaan karena memiliki rantai industri perunggasan yang lengkap, mulai dari pembibitan (breeding farm), produksi DOC, pabrik pakan ternak, budidaya ayam, rumah potong hewan unggas (RPHU), hingga industri makanan olahan yang seluruhnya berada di wilayah Banten.


“Banten merupakan daerah yang paling lengkap bagi kami. Rantai industri kami sudah terintegrasi dari hulu hingga hilir sehingga siap mendukung pengembangan sektor peternakan di daerah,” ujarnya.


Plt. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, mengatakan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha diharapkan mampu memperkuat program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi petani dan peternak. Melalui kemitraan tersebut, kebutuhan bahan baku industri seperti jagung dan dedak diharapkan semakin banyak dipenuhi oleh petani lokal.


Selain memperkuat sektor hulu, program tersebut juga diarahkan untuk mengembangkan peternakan ayam petelur berbasis kemitraan sehingga masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi memperoleh pendampingan usaha secara berkelanjutan.


“Ke depan kami ingin membangun pola pemberdayaan bersama dunia usaha sehingga masyarakat benar-benar dibina. Harapannya, tingkat keberhasilan program semakin tinggi dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” kata Nasir. (RED).

Wabup Intan Apresiasi Bakti Sosial HUT Ke-58 Pusrehab Kemhan RI di Kabupaten Tangerang

Wakil Bupati Tangerang, Nurul Hikmah Membuka Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-58 Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Pusrehabkkeshan Kemenhan RI).


TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka secara resmi kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Pusrehabkkeshan Kemhan RI) yang digelar di Pos AL Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Sabtu (27/6/2026).


Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih wilayah Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus wujud sinergi yang baik antara pemerintah pusat, TNI, dan Pemerintah Daerah," ujar Wabup Intan.


Berbagai rangkaian kegiatan turut dilaksanakan, mulai dari pelayanan kesehatan, khitanan massal, pemberian bantuan sosial, penanaman mangrove hingga aksi kebersihan lingkungan. Wabup Intan mengatakan, kegiatan bakti sosial juga memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Ia juga menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pantai memiliki nilai strategis sebagai investasi jangka panjang bagi keberlangsungan ekosistem di kawasan pesisir.


"Penanaman mangrove dan kegiatan kebersihan pantai ini memiliki arti penting. Selain menjaga kelestarian lingkungan, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi wilayah pantai dari abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir bagi generasi mendatang," tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat agar tercipta keluarga yang produktif dan sejahtera.


Ia berharap, melalui momentum HUT ke-58 ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dunia kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Ia meyakini bahwa tantangan pembangunan di bidang kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama.


​"Mari kita jadikan kegiatan bakti sosial ini sebagai pengingat, bahwa pembangunan yang terbaik adalah pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika kepedulian sosial, pelayanan kesehatan, dan pelestarian lingkungan berjalan beriringan, maka kita sedang mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi Kabupaten Tangerang dan untuk Indonesia," tutupnya.


Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Rehabilitasi Kesehatan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tangerang atas dukungan dan izin pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan HUT ke-58 Pusrehabkkeshan Kemhan RI. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan layanan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat pesisir, sekaligus memperluas jangkauan pengabdian.


"Melalui momentum HUT ke-58 ini, kami ingin lebih memperkenalkan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat. Selama ini kegiatan kami lebih banyak di daerah pegunungan, sedangkan tahun ini kami mulai menjangkau kawasan pesisir agar masyarakat Kabupaten Tangerang semakin mengenal layanan rehabilitasi yang kami miliki," ujarnya.


Ia menjelaskan, Pusrehabkkeshan Kemhan RI tidak hanya memberikan layanan rehabilitasi bagi prajurit TNI dan PNS Kementerian Pertahanan, tetapi kini juga melayani masyarakat umum, khususnya penyandang disabilitas. Selain itu, Pusrehabkkeshan juga memberikan pembinaan mental, rehabilitasi sosial, serta pelatihan keterampilan agar penyandang disabilitas lebih mandiri.


Menurutnya, kegiatan bakti sosial, penanaman mangrove, dan aksi bersih pantai juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan pesisir.


"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penanaman mangrove dan gerakan menjaga kebersihan pantai harus menjadi budaya bersama, karena kebersihan lingkungan merupakan fondasi utama kesehatan. Dengan begitu, masyarakat Tanjung Pasir dapat terus menjaga lingkungan pesisir tetap bersih, sehat, dan lestari," tutupnya.


Ketua Panitia, Kolonel Senohadi, menjelaskan bahwa bakti sosial yang digelar mencakup berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi pengecatan masjid, pelayanan pengobatan umum, pemeriksaan gigi dan mata, pemberian kacamata gratis bagi warga berusia di atas 40 tahun, penyaluran 100 paket alat tulis bagi siswa Rumah Kita, pembagian sekitar 500 paket sembako, penanaman sekitar 1.000 bibit mangrove, serta aksi bersih-bersih pantai. (Zik/Red)

Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan bagi Siswa di 94 SMP Swasta Tahun Ajaran 2026/2027

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjhjo.


TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menyiapkan bantuan pendidikan bagi calon peserta didik yang tidak diterima di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan melanjutkan pendidikan di SMP swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027.


Program bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam mendukung program wajib belajar sekaligus memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak di tengah keterbatasan daya tampung SMP negeri.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, mengatakan bantuan satuan pendidikan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan peserta didik.


"Kami, Pemerintah Kota Tangsel, sudah menyiapkan bantuan pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh para calon siswa yang tidak terdaftar di SMP negeri, dengan nilai Rp1,8 juta per siswa di sekolah yang sudah berafiliasi dengan Dinas Pendidikan," kata Bambang pada Rabu (24/6/2026).


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan, Deden Deni, menjelaskan bahwa kuota bantuan pendidikan tahun ini diprioritaskan bagi peserta didik yang tidak diterima dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri.


"Tahun ini kuota bantuan pendidikan akan diberikan kepada peserta didik di 94 sekolah swasta," kata Deden.


Deden menerangkan, bantuan biaya pendidikan tersebut merupakan upaya Pemkot Tangsel untuk membantu dan menstimulus generasi muda di Kota Tangsel agar tetap semangat melanjutkan pendidikan di jenjang SMP.


"Bantuan yang diberikan Rp1,8 juta untuk setiap siswa. Ini untuk membantu meringankan beban biaya orang tua agar anaknya tetap menempuh pendidikan di jenjang SMP dan pemerintah kota hadir mendukung wajib belajar anak sesuai dengan masa pendidikannya," terang Deden.


Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar peserta didik mendapatkan bantuan pendidikan, yakni:


a. Warga Kota Tangerang Selatan yang dibuktikan dengan kartu keluarga atau kartu identitas anak.


c. Terdaftar pada Dapodik Satuan Pendidikan.


d. Memiliki nomor rekening bank atas nama penerima.


e. Bersekolah pada Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang berada di wilayah daerah.


f. Melampirkan fotokopi bukti pendaftaran SPMB SMP negeri tahun berjalan.


Mekanisme Pemberian Bantuan


1. Pihak satuan pendidikan mengusulkan calon penerima Bantuan Biaya Pendidikan sesuai persyaratan.


2. Dikbud Kota Tangsel melakukan verifikasi melalui tim verifikasi.


3. Hasil verifikasi disampaikan kepada satuan pendidikan pengusul dan ditetapkan melalui keputusan Kepala Dikbud Kota Tangsel.


Daftar 94 SMP Swasta Penerima Bantuan Pendidikan Peserta Didik Pemkot Tangsel: 


1. SMP BINA INSAN NUSANTARA

2. SMP DARUSSALAM

3. SMP ISLAMIYAH CIPUTAT

4. SMP IT AL-MATIIN

5. SMP PARAMARTA

6. SMP PGRI 1 CIPUTAT

7. SMP PUSPITA BANGSA

8. SMP TIRTA BUARAN

9. SMP YAPIA CIPUTAT

10. SMP ISLAM CITRA BUNDA

11. SMP DWI PUTRA

12. SMP ISLAM AL KHASYI’UN

13. SMP PGRI 2 CIPUTAT

14. SMP PARAMARTA UNGGULAN

15. SMP ADZKIA ISLAMIC SCHOOL

16. SMP ERENOS

17. SMP YMJ CIPUTAT

18. SMP CENDIKIA MADANI

19. SMP ISLAM RUHAMA

20. SMP INFORMATIKA CIPUTAT

21. SMP MUHAMMADIYAH 17

22. SMP SABILUNA

23. SMP NUSANTARA PLUS

24. SMP DUA MEI

25. SMP ISLAM MADINATUL ILMI

26. SMP MABAD REMPOA

27. SMP LAB SCHOOL FIP UMJ

28. SMP ISLAM AL-FALAH REMPOA

29. SMP ISLAM AL-HIKMAH

30. SMP ISLAM AL FAJAR

31. SMP 1926

32. SMP ANNUR

33. SMP DJOJOREDJO

34. SMP ISLAM TERPADU TAMADDUN

35. SMP SERUNI PUTIH

36. SMP MUHAMMADIYAH 44

37. SMP FARADISA

38. SMP CITRA INSANI MULIA

39. SMP ANUGERAH ABADI

40. SMP NURUL IKHLAS

41. SMP DHARMA KARYA UT

42. SMP ISLAM RAUDLATUL HIKMAH

43. SMP PELITA BANGSA

44. SMP MUHAMMADIYAH PARAKAN

45. SMP ISLAM AL-KAUTSAR

46. SMP ARRAISYAH

47. SMP PUTRA PERTIWI

48. SMP PARIGI

49. SMP AL-BARKAH

50. SMP AL-MUBARAK

51. SMP AN NAJIYAH

52. SMP BUDI BHAKTI

53. SMP CENDRAWASIH II

54. SMP DAHLIA

55. SMP IP DAARUS SALAAM

56. SMP IT AL-IZZAH

57. SMP IT INSAN MADANI 8

58. SMPIT MATAHARI

59. SMP KEBANGSAAN

60. SMP PGRI 336 PONDOK BETUNG

61. SMP PGRI 371 PONDOK AREN

62. SMP UTAMA

63. SMP YAPIA PONDOK AREN

64. SMP WIJAYA KUSUMA

65. SMP AL-QURANIYAH

66. SMP PLUS AL-ISLAMIYAH

67. SMP IT CORDOVA

68. SMP ISLAM PLUS BAITUL MAAL

69. SMP ISLAM BAHRUL ULUM

70. SMP TUNAS BANGSA

71. SMPIT AR RUHAMA

72. SMP AL-MADINAH IC KKMB

73. SMP IT CAHYA ISLAM

74. SMP IT JIHADUL MUKHLISIN

75. SMPIT PERMATA GEMILANG

76. SMP PGRI SERPONG

77. SMP PLUS BLM

78. SMPI INSAN MULIA SERPONG

79. SMP FALATEHAN

80. SMP INTEGRAL FIRDAUS

81. SMP BHAKTI NUSANTARA

82. SMP IT YASBI

83. SMP ISLAM SINAR CENDIKIA

84. SMP AL-HASANIYAH

85. SMP YAPIPA

86. SMP YASPITA

87. SMP PUSTEK

88. SMPIT BINTANG

89. SMP ISLAM AL-KHAERIYAH

90. SMP IPTEK

91. SMP ISLAM ASSA’ADAH

92. SMP MUHAMMADIYAH SERPONG

93. SMP AL-AMANAH

94. SMP MITRA CENDIKIA INDONESIA


(RED).

Festival Al-A'zhom XIII Berakhir

Simbolis Pemukulan Hadroh Sebagai Tanda Ditutupnya Festival Al-A'zhom XIII Tahun 2026, Sabtu Malam, (27/06/2026) (Sumber:Forkopim Kota Tangerang).


KOTA TANGERANG - Gelaran Festival Al-A'zhom XIII Tahun 2026 resmi berakhir. Beragam kegiatan keagamaan, edukasi, hiburan yang sehat, ruang interaksi keluarga, hingga geliat ekonomi masyarakat berpadu dalam seluruh rangkaian acara menjadi satu semangat yakni semangat kebersamaan. 


"Inilah esensi Festival Al-A'zhom. Tidak hanya memperkuat nilai-nilai religius, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, saat hadir menutup festival tahunan yang telah terselenggara dari tanggal 15-27 Juni 2026 di halaman Masjid Raya Al-A'zhom Kota Tangerang, Sabtu malam, (27/06/2026).


"Karena kita semua meyakini bahwa kemajuan kota tidak hanya sebatas dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui masyarakat yang religius, rukun, produktif, dan saling menguatkan," imbuhnya.


Herman menambahkan bahwaFestival Al-A'zhom juga membuktikan bahwa kegiatan keagamaan mampu berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 


"Kehadiran ratusan pelaku UMKM menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat menghadirkan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Mulai dari kuliner, kriya, fesyen, hingga berbagai produk kreatif lainnya menunjukkan bahwa UMKM Kota Tangerang memiliki potensi yang luar biasa," jabarnya.


Untuk itu, Herman menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memperkuat pengembangan UMKM melalui pendampingan usaha, kemudahan perizinan, peningkatan kapasitas, perluasan promosi, serta penguatan akses pasar.


"Harapannya, semakin banyak masyarakat yang berani memulai usaha, semakin banyak UMKM yang naik kelas, dan semakin kuat pula perekonomian Kota Tangerang," tandas Herman.


Tak lupa, Herman turut mengapresiasi seluruh panitia, aparat keamanan, para sponsor dan mitra, para pengisi acara, pelaku UMKM, serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga Festival Al-A'zhom dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.


"Keberhasilan sebuah festival bukan hanya diukur dari ramainya pengunjung, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat serta nilai-nilai kebersamaan yang terus tumbuh setelah acara ini berakhir," tutup Sekda seraya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan semangat silaturahmi, memperkuat syiar Islam, mencintai produk lokal, mengembangkan UMKM, dan menjaga kebersamaan sebagai modal utama membangun Kota Tangerang. (Red)

Sekda Dampingi Wapres Tinjau Pabrik UNITED E-Motor Plant 3 di Curug

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja Mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, Bersama Gubernur Banten Andra Soni, Dalam Agenda Kunjungan Kerja Di PT. Terang Dunia Internusa Tbk (Pabrik UNITED E-Motor Plant 3).


Tangerang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mendampingi Wakil Presiden (Wapres)  Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, dalam agenda kunjungan kerja di PT. Terang Dunia Internusa Tbk (Pabrik UNITED E-Motor Plant 3) yang berlokasi di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/6/2026).


Kunjungan kerja ini berfokus pada peninjauan langsung infrastruktur dan perkembangan industri kendaraan listrik (EV) di dalam negeri.


Dalam agenda tersebut, Wapres bersama Gubernur Banten, Sekda Kabupaten Tangerang, dan rombongan jajaran terkait meninjau tiga gedung utama di kawasan pabrik guna melihat secara detail seluruh proses perakitan kendaraan listrik UNITED E-Motor.


Untuk memastikan kualitas serta performa dari hasil produksi industri lokal tersebut, Wapres Gibran Rakabuming Raka juga berkesempatan melakukan uji coba dengan mengendarai langsung salah satu unit motor listrik di area fasilitas pabrik.


Di sela-sela peninjauan di kawasan industri tersebut, Wapres turut menyambangi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pabrik. Kehadiran wakil presiden ini disambut antusias oleh warga sekitar, di mana dia juga membagikan buku secara langsung kepada anak-anak.


Rangkaian agenda kunjungan kerja kemudian ditutup dengan pelaksanaan ibadah sholat Jumat berjamaah. Wapres, Gubernur Banten, Sekda Kabupaten Tangerang, beserta seluruh jajaran instansi dan manajemen melaksanakan ibadah bersama masyarakat setempat di masjid terdekat dari kawasan pabrik sebelum rombongan kembali melanjutkan agenda selanjutnya. (Red)

Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangsel Perkuat Peran Kader Kesehatan dan Ngider Sehat Premium

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davine Saat Menghadiri Pemberian Apresiasi Kepada Kader Kesehatan Dan Petugas Ngider Sehat.


CIPUTAT - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kader kesehatan, dan layanan kesehatan berbasis masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak. 


Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat menghadiri pemberian apresiasi kepada kader kesehatan dan petugas Ngider Sehat yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Senin (22/6/2026).


Benyamin mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai program kesehatan yang telah dijalankan sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.


"Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk mengevaluasi apa saja yang sudah kita kerjakan. Ada dua pilar penting, yakni Ngider Sehat Premium dan kader kesehatan Posyandu yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan berbagai indikator kesehatan masyarakat," ujar Benyamin.


Menurut Benyamin, Hari Anak Nasional tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga pengingat bagi seluruh pihak untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak atas kesehatan, gizi yang baik, pelayanan kesehatan yang berkualitas, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembangnya.


"Anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Masa depan Tangerang Selatan ada di tangan mereka. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing untuk masa depan," katanya.


Ia menjelaskan, Tim Ngider Sehat Premium bersama kader Posyandu akan terus melakukan pendampingan dan identifikasi kebutuhan masyarakat, termasuk kebutuhan kesehatan anak.


"Kedua tim ini kita dorong untuk terus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Misalnya pemberian makanan tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan anak, dan berbagai kebutuhan lain yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Seluruh infrastruktur yang menunjang penurunan stunting, termasuk ketersediaan pangan, gizi, hingga lingkungan yang sehat harus terus diperkuat," jelasnya.


Benyamin juga menyampaikan apresiasi kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini berperan aktif mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.


Menurutnya, kedua kelompok tersebut menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi kesehatan, memantau tumbuh kembang anak, mendampingi ibu hamil, mendukung pelaksanaan Posyandu, serta menjalankan berbagai upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.


"Keberhasilan program kesehatan tidak mungkin dicapai pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini bekerja langsung di lapangan," ungkapnya. (Red)